Diberi makanan pencuci mulut,kita jarang menolak.
Kita akan secara khusyuk menyembah bila bersama orang lain.
Berjam-jam lamanya kita bertahan duduk,
meskipun kita cepat berdiri,
setelah beberapa menit,saat kita berdoa sendirian,
Kita cepat membuka kerongkongan hasrat-keinginan.
Tetapi semua ini bisa berubah,
bagai mineral dalam tanah naik di dalam pepohonan,
menjadi pohon,bagai rerumputan di depan mata binatang,
masuk ke dalam perutnya,
demikianlah manusia bisa menurunkan beban tubuhnya
dan mengalami keringanan
Mengenai Saya
- musafir
- TERLAHIR DALAM PELUKAN KEHANGATAN IBU,BERMANDIKAN CURAHAN KASIH SAYANG,DI DIDIK DENGAN KESABARAN CINTA,MENJADIKAN JIWA INI SELALU RINDU AKAN KASIH SAYANG DARI SANG MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG,NAMUN SATU YANG MENJADI PERTANYAAN AKANKAH AKU YANG HINA DIDALAM KEMULIAAN-NYA,BODOH DIDALAM TERANG BENDERANGNYA SANG MAHA MENGETAHUI,AKU HANYA BISA DIAM DALAM KELAMNYA PERANGAI BURUKKU,DAN SELALU BERHARAP AKAN SINAR CAHAYA DARI SANG PENGUASA CAHAYA,AKU HANYA DEBU DI ALAM SEMESTA,YANG PASRAH TERHADAP KEHENDAK ALAM,AKU HANYA KAWULA ALIT YANG SELALU BELAJAR TAAT DALAM MENTAATI SANG RAJA DIATAS RAJA-RAJA SEMESTA.AKU HANYA KAWULA ALIT YANG AKAN SELALU MEMINTA RASA SETIA AGAR TAK MEMBANGKANG SEMUA KAHENDAKNYA.
Sabtu, 12 Juni 2010
Jumat, 11 Juni 2010
Dua Jenis Kecerdasan
Ada dua jenis kecerdasan.Yang pertama diperoleh dari luar,
seperti seorang anak kecil yang menghafalkan berbagai
fakta dan konsep dari buku dan guru-gurunya,
mengupulkan informasi-informasi dari ilmu-ilmu
tradisional dan ilmu-ilmu yang baru.
Dengan kecerdasan itu kamu akan tumbuh dan berkembang
didunia ini.
Kamu diberi rangking pertama atau terakhir sesuai dengan
kemampuanmu dalam menguasai informasi-informasi.
Kamu akan berjalan dengan kecerdasan ini keluar-masuk
berbagai bidang pengetahuan,selalu untuk mendapat nilai
lebih dalam catatan rapormu.
Ada jenis kecerdasan lain,yang sudah sempurna dan ada di
dalam dirimu.
Sumber air yan meluap keluar dari sumurmu sendiri.
Kesegaran ada didalam dadamu.Kecerdasan ini tidak akan
pernah layu atau berhenti.Dia itu cair dan tidak datang dari
luar melalui pertimbangan hasil dari belajar apapun.
pengetahuan kedua ini adalah sumber air mancur yang
mengalir dari dalam dirimu,bergerak keluar.
seperti seorang anak kecil yang menghafalkan berbagai
fakta dan konsep dari buku dan guru-gurunya,
mengupulkan informasi-informasi dari ilmu-ilmu
tradisional dan ilmu-ilmu yang baru.
Dengan kecerdasan itu kamu akan tumbuh dan berkembang
didunia ini.
Kamu diberi rangking pertama atau terakhir sesuai dengan
kemampuanmu dalam menguasai informasi-informasi.
Kamu akan berjalan dengan kecerdasan ini keluar-masuk
berbagai bidang pengetahuan,selalu untuk mendapat nilai
lebih dalam catatan rapormu.
Ada jenis kecerdasan lain,yang sudah sempurna dan ada di
dalam dirimu.
Sumber air yan meluap keluar dari sumurmu sendiri.
Kesegaran ada didalam dadamu.Kecerdasan ini tidak akan
pernah layu atau berhenti.Dia itu cair dan tidak datang dari
luar melalui pertimbangan hasil dari belajar apapun.
pengetahuan kedua ini adalah sumber air mancur yang
mengalir dari dalam dirimu,bergerak keluar.
MAKNA HIDUP
HIDUP ADALAH PERJALANAN
DIRI LAKSANA MUSAFIR
DI GANAS GURUN PASIR
JANGAN BANYAK BERHARAP
JANGAN BERANGAN-ANGAN
AGAR DIRI TIADA LELAH BERFIKIR
BERBEKAL NIAT IKHLAS DI KALBU
BUKAN EMAS,PERAK ATAU PERMATA
BERJALAN AKAN TUJUANMU
JANGAN TERLENA,ATAU PULA TERGODA
WAHAI MUSAFIR
HARTA,TAHTA ATAU HIASAN DUNIA
BUKANLAH ITU TUJUAN
MELAINKAN BATU SANDUNGAN
WAHAI MUSAFIR
SEMUA YANG ADA DISISIMU
AKTIFKANLAH,
JANGAN MEMANDANG MAKHLUK,
JIKA TAK BERHUBUNGAN IBADAH.
WAHAI MUSAFIR
BERJALANLAH BERKELOMPOK
KARENA SERIGALA,
MEMANGSA DOMBA KESEPIAN.
TAATILAH GURUMU,
KARENA BELIAU,PEMBIMBING DIRIMU
MENUJU HAKEKAT KEBENARAN.
HATI-HATI MUSAFIR!
JIKA LELAH,
NIAT KEMBALI KAU TATA!
BIAR JIWA TAK TERASUKI,
AKAN NAFSU DUNIAWI
DAN NAFSU UKHRAWI.
ILMU IBARAT TONGKAT
IMAN ADALAH CAHAYA
DUANYA DI HATI BERSEMAYAM
TERSESAT JIKA TAK MEMILIKINYA.
WAHAI MUSAFIR
AKU HANYA BERDOA
YA ALLAH, YA TUHAN KAMI,TIADA APA YANG KAMI MILIKI,
KECUALI TITIPAN DARI-MU.SEMAYAMKANLAH IMAN,IKHLAS,
DAN ISLAM DIHATI KAMI DAN TETAPKANLAH KAMI SEBAGAI PENGIKUT
SAYYIDINA WA HABIBINA WA SAFIINA WA MAULANA MUHAMMAD SAW
DAN ANUGERAHKANLAH PADANYA SALAWAT SERTA SALAM PADA BELIAU
DAN SALAM KESEJAHTERAAN PADA SAHABAT-SAHABATNYA,KELUARGANYA
SERAT PARA PENGIKUTNYA HINGGA AKHIR ZAMAN...AMIN
DIRI LAKSANA MUSAFIR
DI GANAS GURUN PASIR
JANGAN BANYAK BERHARAP
JANGAN BERANGAN-ANGAN
AGAR DIRI TIADA LELAH BERFIKIR
BERBEKAL NIAT IKHLAS DI KALBU
BUKAN EMAS,PERAK ATAU PERMATA
BERJALAN AKAN TUJUANMU
JANGAN TERLENA,ATAU PULA TERGODA
WAHAI MUSAFIR
HARTA,TAHTA ATAU HIASAN DUNIA
BUKANLAH ITU TUJUAN
MELAINKAN BATU SANDUNGAN
WAHAI MUSAFIR
SEMUA YANG ADA DISISIMU
AKTIFKANLAH,
JANGAN MEMANDANG MAKHLUK,
JIKA TAK BERHUBUNGAN IBADAH.
WAHAI MUSAFIR
BERJALANLAH BERKELOMPOK
KARENA SERIGALA,
MEMANGSA DOMBA KESEPIAN.
TAATILAH GURUMU,
KARENA BELIAU,PEMBIMBING DIRIMU
MENUJU HAKEKAT KEBENARAN.
HATI-HATI MUSAFIR!
JIKA LELAH,
NIAT KEMBALI KAU TATA!
BIAR JIWA TAK TERASUKI,
AKAN NAFSU DUNIAWI
DAN NAFSU UKHRAWI.
ILMU IBARAT TONGKAT
IMAN ADALAH CAHAYA
DUANYA DI HATI BERSEMAYAM
TERSESAT JIKA TAK MEMILIKINYA.
WAHAI MUSAFIR
AKU HANYA BERDOA
YA ALLAH, YA TUHAN KAMI,TIADA APA YANG KAMI MILIKI,
KECUALI TITIPAN DARI-MU.SEMAYAMKANLAH IMAN,IKHLAS,
DAN ISLAM DIHATI KAMI DAN TETAPKANLAH KAMI SEBAGAI PENGIKUT
SAYYIDINA WA HABIBINA WA SAFIINA WA MAULANA MUHAMMAD SAW
DAN ANUGERAHKANLAH PADANYA SALAWAT SERTA SALAM PADA BELIAU
DAN SALAM KESEJAHTERAAN PADA SAHABAT-SAHABATNYA,KELUARGANYA
SERAT PARA PENGIKUTNYA HINGGA AKHIR ZAMAN...AMIN
Rabu, 09 Juni 2010
PESAN-PESAN SANG MUSAFIR
Wahai kawan perjalanan ini amat melelahkan,namun kau harus tetap bertahan.Meski diri terasa enggan tuk beranjak,paksakan tekad agar kau tak tersesat.Apa yang ada dalam benakmu akan menyesatkan dirimu,dan apa yang terbesit dalam hatimu belum tentu juga itu bisikan Ilahi,dan juga bukan pula bisikan iblis.Dari itu kenalilah jenisnya dengan ilmu yang dibimbing sang ahli.
Wahai kawan mari bangkit bersama dendangkan lagu penuh suka cita,jangan bersedih jangan pula terlena,dunia penuh tipu daya.Tuhan Sang Maha Pencipta menciptakan dunia namun berpaling kepada dunia.Karena itu semua yang mengabdi pada-Nya juga melakukan hal yang sama.itulah dunia.jika dirimu mengejarnya,ia akan menjauh darimu namun jika dirimu berpaling darinya ia akan selalu mendatangimu dengan berjuta pesona agar dirimu terus terbelenggu padanya,dan terus menjadi budaknya.
Wahai kawan pandai-pandailah diri mencari guru dalam menjalani hidup.gurumu bukanlah seseorang yang menceritakan kemuliaan dan keindahan dunia,bukan seseorang yang menunjukkanmu pada berbagai amal yang dapat melelahkan dirimu,namun jiwa seorang gurumu,adalah insan yang akan menunjukkanmu akan ke-Maha Besaran-Nya,dan kesejatian dirimu sebagai hamba-Nya.Itulah guru yang hendaknya dirimu cari,dalam meniti jembatan hidup ini.
Wahai kawan,bekalmu bukan harta,bukan emas permata,namun hanya niat yang ikhlas nan tulus dlam menjalaninya.pahamilah setiap unsur kata bahasanya,karena bisa menyesatkan jika tak memahaminya.Jangan menatap kelangit dalam menjalani perintah gurumu,tundukkan dirimu agar cepat memahami semua perintah-perintah gurumu.Jangan banyak bertanya akan sesuatu perintah dari gurumu.Karena itu merupakan etika dalam mencari ilmu.
Wahai kawan,jangan pernah terbesit dalam hatimu hal-hal yang akan melenakanmu.Karena bisa membuatmu lupa akan tujuanmu,peganglah teguh perintah gurumu.Karena Beliau memahami kondisi hal ikhwalmu.
Wahai kawan,pasrahkan dirimu pada gurumu laksana sebujur mayat,yang pasrah akan kehendak mudin.Karena ia akan terus memantau kondisi hal ikhwalmu.Dan menjelaskan tentang tahapan-tahapan rohani yang harus dirimu jalani.Dan apa yang harus dirimu lakukan di setiap tahapan-tahapan rohani.
MUNAJAT SYEKH IBN 'ATHA'ILLAH AL-ASKANDARI
Wahai Tuhan,aku ini fakir di tengah-tengah kekayaanku.Lalu bagaimana aku tidak fakir di tengah kemiskinanku?Aku ini bodoh di tengah-tengah ilmuku.Lalubagaimana aku tidak bodoh di tengah kedunguanku?
Wahai Tuhan,dari dirikuberasal sesuatu yang memang dengan kedunguanku,sedangkan dari diri-Mu berasal sesuatu yang memang sesuai dengan kemuliaan-Mu.Kalaupun ada kebaikan dalam diriku,itu karena anugerah-Mu dan Engkau memiliki kebajikanatasku.Sementara jikalau tampak keburukan dalam diriku,itu karena keadilan-Mu dan Engkau memiliki hujah atasku.
Wahai Tuhan,bagaimana mungkin Engkau akan membiarkanku sementara Engkau telah menjaminku!bagaimana mungkin aku dizalimi sementara Engkau menjadi penolongku! Atau, bagaimana aku akan kecewa sementara Engkau selalu melindungiku!
Wahai Tuhan,inilah diriku sedang mendekatkan diri kepada-Mu dengan kefakiranku.bagaimana aku akan mendekatkan diri lewat sesuatu yang tak mungkin sampai pada-Mu.Bagaimana aku mengeluhkan keaadaanku sementara Engkau Maha Mengetahui keaadaanku.Akankah aku terjemahkan keluhan itu lewat lisanku sementara ia berasal dari-Mu dan akan kembali pada-Mu.
Bagaimana mungkin aku akan menyesal sedangkan harapanku telah sampai pada-Mu?Bagaimana keaadaanku tidak menjadi baik sedangkan ia berasal dari-Mu dan hanya kembali pada-Mu?
Wahai Tuhan,betapa Engkau sangat kasih kepadaku meskipun aku bodoh!Betapa Engkau sangat sayang kepadaku walupun buruk perangaiku!Betapa dekatnya Engkau kepadakudan betapa jauhnya aku dari-Mu!Betapa lembutnya Engkau padaku.Lalu apa gerangan yang menghijabku dari-Mu?
Wahai Tuhan,setaip kali aku bisu karena celaku,kemurahan-Mu-lah yang membuatku kembali bisa berbicara,Setiap kali aku putus asa karena perangaiku,karunia-Mu-lah yang membuatku kembali bisa berharap.
Wahai Tuhan,siapa yang kebaikannya adalah keburukan,bagaimana keburukannya tak berupa keburukan!Siapa yang kebenarannya sebatas pengakuan,bagaimana pengakuannya tak berupa pengakuan!
Wahai Tuhan,bagaimana aku akan bertekadsementara Engkau Yang Mahakuasa?Tapi,bagaimana aku tak akan bertekad sementara Engkau Yang Memberi perintah?
Kesibukanku pada dunia membuatku jauh dari-Mu.Karena itu,kumpulkan aku dengan-Mu lewat pengabdian yang bisa mengantarku pada-Mu.Bagaimana akan dijadikan petunjuk atas-Mu sesuatu yang keberadaannya sendiri membutuhkan-Mu?Adakah selain-Mu yang tampak sehingga ia bisa menjadi petunjuk atas-Mu,Kapankah kiranya Engkau tersembunyi sehingga dibutuhkan petunjuk yang menerangkan keberadaan-Mu?kapankah kiranya Engkau jauh sehingga diperlukan sesuatu yang bisa mengantarkan pada-Mu?
Wahai Tuhan,dari dirikuberasal sesuatu yang memang dengan kedunguanku,sedangkan dari diri-Mu berasal sesuatu yang memang sesuai dengan kemuliaan-Mu.Kalaupun ada kebaikan dalam diriku,itu karena anugerah-Mu dan Engkau memiliki kebajikanatasku.Sementara jikalau tampak keburukan dalam diriku,itu karena keadilan-Mu dan Engkau memiliki hujah atasku.
Wahai Tuhan,bagaimana mungkin Engkau akan membiarkanku sementara Engkau telah menjaminku!bagaimana mungkin aku dizalimi sementara Engkau menjadi penolongku! Atau, bagaimana aku akan kecewa sementara Engkau selalu melindungiku!
Wahai Tuhan,inilah diriku sedang mendekatkan diri kepada-Mu dengan kefakiranku.bagaimana aku akan mendekatkan diri lewat sesuatu yang tak mungkin sampai pada-Mu.Bagaimana aku mengeluhkan keaadaanku sementara Engkau Maha Mengetahui keaadaanku.Akankah aku terjemahkan keluhan itu lewat lisanku sementara ia berasal dari-Mu dan akan kembali pada-Mu.
Bagaimana mungkin aku akan menyesal sedangkan harapanku telah sampai pada-Mu?Bagaimana keaadaanku tidak menjadi baik sedangkan ia berasal dari-Mu dan hanya kembali pada-Mu?
Wahai Tuhan,betapa Engkau sangat kasih kepadaku meskipun aku bodoh!Betapa Engkau sangat sayang kepadaku walupun buruk perangaiku!Betapa dekatnya Engkau kepadakudan betapa jauhnya aku dari-Mu!Betapa lembutnya Engkau padaku.Lalu apa gerangan yang menghijabku dari-Mu?
Wahai Tuhan,setaip kali aku bisu karena celaku,kemurahan-Mu-lah yang membuatku kembali bisa berbicara,Setiap kali aku putus asa karena perangaiku,karunia-Mu-lah yang membuatku kembali bisa berharap.
Wahai Tuhan,siapa yang kebaikannya adalah keburukan,bagaimana keburukannya tak berupa keburukan!Siapa yang kebenarannya sebatas pengakuan,bagaimana pengakuannya tak berupa pengakuan!
Wahai Tuhan,bagaimana aku akan bertekadsementara Engkau Yang Mahakuasa?Tapi,bagaimana aku tak akan bertekad sementara Engkau Yang Memberi perintah?
Kesibukanku pada dunia membuatku jauh dari-Mu.Karena itu,kumpulkan aku dengan-Mu lewat pengabdian yang bisa mengantarku pada-Mu.Bagaimana akan dijadikan petunjuk atas-Mu sesuatu yang keberadaannya sendiri membutuhkan-Mu?Adakah selain-Mu yang tampak sehingga ia bisa menjadi petunjuk atas-Mu,Kapankah kiranya Engkau tersembunyi sehingga dibutuhkan petunjuk yang menerangkan keberadaan-Mu?kapankah kiranya Engkau jauh sehingga diperlukan sesuatu yang bisa mengantarkan pada-Mu?
Sabtu, 05 Juni 2010
Perjalanan Singkat Insan
Dan telah Aku ciptakan jin dan manusia,kecuali hanya untuk beribadah pada-KU.Begitulah salah satu ayat yang tercantum dalam kitab suci Al-Quran,salah satu kitab pedoman kaum muslimin.
Langganan:
Postingan (Atom)